Kelompok Susu, juga dikenal sebagai asosiasi simpan pinjam bergilir (ROSCA), adalah bentuk simpan pinjam tradisional yang telah digunakan selama beberapa generasi di banyak budaya di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok susu semakin populer di berbagai komunitas sebagai cara untuk memberdayakan individu dan memperkuat ikatan sosial.
Kelompok susu biasanya terdiri dari sekelompok kecil individu yang berkumpul untuk mengumpulkan uang dan menabung secara kolektif. Setiap anggota kelompok menyumbangkan sejumlah uang secara teratur, dan jumlah total yang terkumpul kemudian diberikan kepada salah satu anggota kelompok secara bergilir. Siklus ini berlanjut hingga masing-masing anggota menerima bagiannya dari dana gabungan.
Salah satu manfaat utama susu group adalah mereka menyediakan akses terhadap layanan keuangan bagi individu yang mungkin tidak memiliki akses terhadap sistem perbankan tradisional. Hal ini khususnya penting bagi komunitas marginal atau individu yang memiliki sumber daya keuangan terbatas. Dengan berpartisipasi dalam susu group, individu dapat menabung, mengakses kredit, dan membangun stabilitas keuangan tanpa harus bergantung pada bank atau lembaga keuangan lainnya.
Kelompok Susu juga meningkatkan rasa kebersamaan dan kepercayaan di antara anggotanya. Peserta dalam kelompok susu sering kali mengembangkan ikatan sosial dan hubungan yang kuat satu sama lain, saat mereka bekerja sama untuk mencapai tujuan keuangan mereka. Rasa kebersamaan ini bisa sangat berharga dalam komunitas dimana jaringan dukungan sosial mungkin terbatas.
Selain itu, kelompok susu dapat menjadi alat yang ampuh untuk pemberdayaan ekonomi. Dengan mengumpulkan sumber daya mereka, individu-individu dalam kelompok susu dapat mengakses uang dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan kemampuan mereka untuk menabung sendiri. Hal ini dapat memungkinkan anggota untuk berinvestasi dalam usaha kecil, pendidikan, perumahan, atau usaha lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.
Selain memberikan keuntungan finansial, susu groups juga dapat berfungsi sebagai platform pendidikan dan pengembangan keterampilan. Anggota kelompok susu sering kali berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya keuangan satu sama lain, yang dapat membantu membangun literasi keuangan dan memberdayakan individu untuk membuat keputusan yang tepat mengenai uang mereka.
Secara keseluruhan, kelompok susu merupakan mekanisme yang ampuh untuk memberdayakan individu dan memperkuat komunitas. Dengan menyediakan akses terhadap layanan keuangan, membina ikatan sosial, mendorong pemberdayaan ekonomi, dan mendorong pendidikan dan pengembangan keterampilan, kelompok susu mempunyai potensi untuk mengubah kehidupan individu dan masyarakat. Seiring dengan semakin populernya kelompok susu dan menyebar ke komunitas-komunitas baru, dampaknya terhadap inklusi keuangan dan pengembangan komunitas akan terus meningkat.
