Sejarah Pizza: Dari Italia hingga Meja Makan Anda


Pizza adalah hidangan favorit yang dinikmati oleh orang-orang di seluruh dunia. Ini memiliki sejarah yang kaya sejak ribuan tahun yang lalu dan telah berkembang menjadi makanan yang beragam dan lezat yang kita kenal sekarang. Dari awalnya yang sederhana di Italia hingga disajikan di meja makan di seluruh dunia, pizza telah menjadi makanan pokok di dunia kuliner.

Asal muasal pizza dapat ditelusuri kembali ke peradaban kuno seperti Yunani, Mesir, dan Romawi, yang semuanya memiliki roti pipih versi mereka sendiri yang diberi berbagai bahan di atasnya. Namun, di Naples, Italia, lahirlah pizza modern yang kita kenal sekarang.

Pada abad ke-18, masyarakat kelas pekerja miskin di Naples mulai menambahkan tomat ke dalam roti pipih mereka, menciptakan hidangan sederhana namun beraroma yang pada akhirnya dikenal sebagai pizza. Tomat, yang awalnya dianggap beracun, merupakan bahan yang murah dan melimpah sehingga menambah rasa pada roti.

Pizza mendapatkan popularitas di Napoli dan segera menyebar ke seluruh Italia, menjadi favorit di kalangan kelas pekerja dan akhirnya sampai ke istana kerajaan. Pada akhir abad ke-19, Ratu Margherita dari Italia dikatakan jatuh cinta pada pizza dan meminta pizzaiolo lokal untuk membuatkan pizza spesial untuknya. Hasilnya adalah pizza Margherita yang kini menjadi ikon, dengan taburan tomat, mozzarella, dan basil di atasnya untuk mewakili warna bendera Italia.

Ketika para imigran Italia mulai menetap di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, mereka membawa serta kecintaan mereka pada pizza. Restoran pizza pertama di Amerika, Lombardi’s, dibuka di New York City pada tahun 1905, dan pizza dengan cepat menjadi jajanan kaki lima yang populer di kota-kota di seluruh negeri.

Selama bertahun-tahun, pizza terus berkembang, dengan variasi dan topping baru diperkenalkan untuk menyesuaikan selera dan preferensi yang berbeda. Saat ini, Anda dapat menemukan segalanya mulai dari pizza tradisional Neapolitan hingga pizza deep-dish Chicago hingga pizza kerak tipis ala New York.

Pizza juga telah menjadi fenomena global, dengan berbagai negara memberikan keunikan tersendiri pada hidangannya. Di Jepang misalnya, pizza sushi merupakan hidangan fusion populer yang memadukan bahan-bahan tradisional Jepang dengan konsep pizza. Di Brasil, topping pizza menggunakan bahan-bahan seperti keju catupiry dan hati palem, yang mencerminkan pengaruh kuliner negara tersebut yang beragam.

Di mana pun Anda berada, pizza adalah makanan yang nyaman dan familiar yang menyatukan orang-orang. Apakah Anda lebih suka Margherita klasik atau pizza pencinta daging, tidak dapat disangkal daya tarik universal dari hidangan lezat ini. Jadi lain kali Anda duduk untuk menikmati sepotong pizza, luangkan waktu sejenak untuk menghargai sejarah dan makna budaya dari makanan tercinta ini.